Proses Analisis Pasar
Salah satu kunci sukses penerapan
konsep pemasaran adalah pemahaman atas kebutuhan, keinginan, dan perilaku para
pelanggan. Untuk itu perusahaan harus mampu dan bersedia mendengarkan suara
pelanggan (voice of the custamer)
melalui analisis pasar. Tujuan utama menganalisis pasar adalah
mengidentifikasikan kebutuhan konsumen yang ingin dipenuhi oleh perusahaan dan
menetapkan cara merancang serta menatapkan tawaran yang dapat memuaskan
kebutuhan tersebut. Secara garis besar, analisis pasar terdiri atas enam langkah
yang saling terkait :
1.
Menentukan pasar relevan (Relevant
market)
Dalam
menganalisis pasar, manajer pertama-tama harus menetapkan atau mendefinikan
pasar terlebih dahulu. Umumnya terdapat beragam macam produk dan jasa yang bisa
dipilih konsumen untuk memuaskan kebutuhan dan keinginannya.
2.
Menganalisis permintaan primer untuk pasar relevan
Permintaan
primer mencakup permintaan pada level kelas produk (product class level).
3.
Menganalisis permintaan selektif dalam pasar relevan
Dalam
langkah ini, manajer harus memahami proses yang dilalui pembeli dalam memilih
merek spesifik atau pemasok tertentu dalam batas-batas pasar relevan.
4. Menetapkan Segmen pasar
Dalam
langkah ini, manajer memahami berbagai cara untuk mengelompokkan konsumen ke
dalam segmen-segmen yang para anggotanya memiliki respona yang sama terhadap
program pemasaran spesifik.
5.
Menilai persaingan
Manajer
menilai produk/mereknya dibandingkan dengan tawaran dari para pesaingnya.
Manajer harus mencermati persepsi konsumen terhadap produk/mereknya
dibandingkan para pesaingnya.
6.
Mengidentifikasi pasar sasaran potensial
Tujuan
akhir dari tahap ini adalah mengidentifikasi peluang terbaik guna menciptakan
pelanggan yang puas dan loyal.
Penentuan pasar relevan
Pasar relevan (Relevant market) merupakan serangkaian produk dan jasa di dalam
struktur pasar produk total (total
product market) yang dinilai pihak manajemen sangat penting dan strategis.
Patut diingat bahwa strategi bauran produk (product
mix strategic) dapat berubah secara subtansial dan sangat bergatung pada
penentuan pasar relevan.
Konsep-konsep
Dasar Dalam Pengukuran Permintaan
Permintaan
dapat di ukur berdasarkan tingkat produk yang berbeda , wilayah waktu yang
berbeda. Masing-masing pengaturan permintaan jangka pendek suatu jenis produk
tertentu untuk tujuan pemasaran, bahan baku, perencanaan produksi, dan untuk
meminjam uang tunai. Ia mungkin meramalkan permintaan regional dari lini
produksi utamanya untuk memutuskan pembentukan suatu jalur distribusi
regional.
Pasar mana yang di ukur
Ukuran
suatu pasar tergantung pada jumlah pembeli yang mungkin ada pada suatu
penawaran pasar tertentu. Pasar POTENSIAL adalah sekumpulan konsumen yang
menyatakan minat dalam tingkat memadai untuk suatu penawaran pasar tertentu.
Pasar yang tersedia adalah kompulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan,
dan akses pada penawaran pasar tertentu.
Permintaan pasar
Jumlah
volume total yang akan dibeli oleh kelompok pelanggan tertentu di dalam wilayah
geogravis tertentu dalam jangka waktu tertentu dan dalam lingkungan pemasaran
tertentu di bawah program pemasaran.
Ramalan pasar
Ramalan
pasar menunjukan permintaan pasar yang di perkirakan, bukanya permintaan pasar
maximum.
Potensi pasar
Potensi
pasar adalah batas yang dapat di capai oleh permintaan pasar pada saat
pengeluaran pemasaran yang di lakukan industri mendekati tidak terbatas, di
dalam lingkungan tertentu.
Permintaan terhadap perusahaan
Permintaan
pasar tergantung pada bagaimana produk perusahaan, pelayanan harga, komunikasi
dan lainnya secara relatif terhadap para pesaing. Jika hal-hal lain sama,
pangsa pasar perusahaan akan tergantung pada ukuran dan efektifitas pengeluaran
pemasarannya relatif terhadap para pesaing.
Potensi perusahaan
Adalah
batas yang di capai oleh permintaan terhadap perusahaan pada saat usaha
pemasaran perusahaan meningkat relatif terhadap para pesaing.
Mengukur Permintaan Pasar Sekarang
Mengestimasi potensi pasar total adalah jumlah penjualan maximum yang
mungkin tersedia bagi seluruh perusahaan dalam industri selama periode tertentu
dengan tingkat pemasaran tertentu yang di lakukan industri yang bersangkutan
dalam kondisi lingkungan tertentu.
Mengestimasi Wilayah pasar perusahaan haruslah sangat
berhati-hati dalam menentukan wilayah pasar. Ada 2 metode yang tersedia, yaitu
:
- Metode
Build Up : metode yang memerlukan identifikasi terhadap pembeli potensial
dan estimasi potensi potensi pembelian mereka .
- Metode
Multiple-Factor Index : adalah metode langsung yang mengasumsikan potensi
pasar.
Mengestimasi Penjualan Industri dan Pangsa Pasar perusahaan perlu mengetahui
penjualan aktual industri yang terjadi di pasar, mengidentifikasi persaingan
dan penjualan mereka. Dengan membeli laporan dari perusahaan riset pemasaran
yang mengaudit penjualan total.
Meramal Permintaan Mendatang
Mengestimasi
pasar di masa mendatang yang perlu ddi perhatikan dalam hal ini adalah
mempersiapkan ramalan penjualan, ramalan ekonomi makro, ramalan industri.
Survei minat pembeli
Di
lakukan untuk mengetahui apa yang akan di lakukan pembeli dalam kondisi
tertentu.
Gabungan pendapat tenaga penjual
Wawancara
antara pembeli dan penjual untuk melakukan estimasi terhadap produk yang di
buat oleh perusahaan.
Pendapat ahli
Pendapat
sebagai masukan perusahaan di dalam kegiatan pemasaran dan untuk memperoleh
ramalan.
Metode pengujian pasar
Pengujian
pasar langsung terutama di perlukan terutama dalam meramal penjuala produk
baru.
Analisis deret waktu
Banyak
perusahaan menyiapkan ramalan mreka berdasarkan penjualan di masa lalu.
Analisis permintaan secara statistik
Sekumpulan
prosedur statistik yang di rancang untuk menemukan faktor ral yang paling
penting dalam mempengaruhi penjualan dan pengaruh relatif mreka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar